Digital marketing di Indonesia pertumbuhannya bisa dibilang sangat cepat dalam beberapa tahun belakangan ini. Tumbuh suburnya berbagai macam perusahaan-perusahaan startup dan juga perkembangan infrastruktur teknologi internet membuat industri di bidang digital menjadi sangat menarik untuk digarap di Indonesia.

Photo by: Unsplash
Banyak brand dan produk mulai bergeliat membangun aset bisnisnya dari dunia digital. Berbagai macam perusahaan konvensional mulai melirik dunia digital sebagai salah satu ladang yang bisa mereka garap untuk mengembangkan bisnis mereka.
Industri berbasis UMKM dari level kecil dan menengah pun juga mulai mengembangkan kegiatan digital mereka agar bisa bersaing melalui situs marketplace dan social media. Kegiatan pemasaran melalui dunia digital sudah menjadi sebuah hal yang tidak asing lagi bagi para pengusaha.
Tetapi hingga saat ini masih banyak perusahaan atau brand yang memiliki persepsi yang keliru dalam menerapkan strategi pemasaran melalui saluran digital. Kurangnya mindset dan pemahaman menjadi hambatan terbesar bagi perusahaan-perusahaan tersebut untuk meraih pasar potensial dari saluran digital. Apa saja persepsi-persepsi keliru yang biasanya sering muncul dalam mindset perusahaan di Indonesia?
Digital Marketing Lebih Murah Dibandingkan Pemasaran Konvensional
Persepsi ini sering muncul di benak para pengusaha atau perusahaan, seolah-olah digital marketing adalah pengganti dari pemasaran konvensional. Mereka memilih digital marketing dengan alasan budget yang bisa lebih banyak dipangkas daripada melakukan pemasaran konvensional.
Padahal, pemasaran digital tidaklah murah. Digital marketing bisa menjadi sangat-sangat mahal, terutama jika kamu tidak tahu apa yang sebenarnya kamu lakukan dalam dunia tersebut. Karena untuk memenangkan persaingan dalam dunia digital itu bergantung kepada seberapa banyak uang yang bisa kamu habiskan di sana. Mungkin kamu berpikir tidak perlu melakukan iklan berbayar dan cukup melakukan ‘campaign organic‘ saja. Tetapi percayalah, produk kamu tidak akan kemana-mana dengan melakukan hal ini.
Banyak perusahaan dan brand yang berinvestasi agar produk mereka dilihat oleh pengguna internet di luar sana. Apakah mungkin Facebook, Google atau Instagram akan mempromosikan produk kamu yang tidak melakukan optimasi berbayar sama sekali? Tentunya tidak.
Baca juga: Tips SEO Yang Tak Lekang Oleh Waktu
Digital Marketing Sangat Mudah Dilakukan
Untuk bagian ini terkadang ada benarnya, tetapi tetap tidaklah semudah itu. Pada kenyataanya digital marketing bukan hanya mengenai pasang iklan saja. Ada berbagai kegiatan lainnya yang perlu kamu lakukan agar campaign yang kamu lakukan dapat berhasil secara optimal.
Dibawah ini adalah contoh bagaimana bagian-bagian digital marketing dilakukan dalam sebuah perusahaan kelas menengah.

Photo by: Filestage
Dunia digital marketing sangatlah luas dengan berbagai macam pendekatan dan ‘tools‘ yang bisa membantumu untuk melakukan berbagai campaign yang bisa kamu lakukan untuk produk/brand yang kamu kelola.
Sekali lagi, digital marketing hanyalah bagian untuk meningkatkan exposure dari produk/brand yang dimiliki. Selebihnya akan bergantung kepada kualitas produk dan pelayanan yang diberikan.
Jadi, sebelum menggunakan digital marketing, pastikan produk kamu memang layak untuk dipasarkan dari segi kualitas, harga dan pelayanan. Karena kekurangan-kekurangan tersebut adakalanya tidak akan pernah bisa diperbaiki oleh digital marketing.
