Mobile vs Desktop: Mana yang Lebih Mendominasi Trafik Website?

by Aufa Shandra Tama
mobile dan desktop device

Perkembangan teknologi dan perubahan perilaku pengguna internet menjadikan perbandingan antara mobile dan desktop semakin relevan. Bisnis digital dan pemilik website harus memahami tren terbaru untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna dan meningkatkan konversi. Lantas, mana yang lebih mendominasi trafik website? Mari kita lihat datanya.

Statistik Terbaru Mobile vs Desktop Users

Data terbaru menunjukkan bahwa pengguna internet semakin beralih ke perangkat mobile. Berdasarkan laporan terbaru dari Statista, lebih dari 58% trafik internet global berasal dari perangkat mobile, sementara desktop hanya menyumbang sekitar 42%. Perubahan ini dipengaruhi oleh meningkatnya penggunaan smartphone, kecepatan internet yang lebih baik, serta kemudahan akses ke berbagai layanan digital.

grafik yang menunjukkan lebih dari enam puluh lima persen pengguna internet di indonesia mengakses web melalui perangkat mobile dari januari 2024 sampai januari 2025

Di Indonesia, tren ini bahkan lebih tinggi. Berdasarkan data dari Statcounter, lebih dari 65% pengguna internet mengakses web melalui perangkat mobile. Ini menegaskan bahwa memiliki website mobile friendly bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Bisnis yang masih mengandalkan pengalaman desktop tanpa optimalisasi mobile berisiko kehilangan banyak trafik dan pelanggan potensial.

Baca juga: Cara Memulai SEO Website dari Nol

Bounce Rate Mobile vs Desktop: Mana yang Lebih Tinggi?

data mobile vs desktop bounce rate dari semrush yang menunjukkan rata-rata bounce rate pada perangkat mobile lebih tinggi dibandingkan desktop.

Salah satu faktor yang mempengaruhi efektivitas website adalah bounce rate atau tingkat pentalan. Menariknya, penelitian dari SEMrush menunjukkan bahwa rata-rata bounce rate pada perangkat mobile lebih tinggi dibandingkan desktop. Rata-rata bounce rate untuk mobile berkisar di angka 59%, sementara desktop sekitar 49%.

Tingginya bounce rate pada mobile bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti desain yang kurang responsif, kecepatan loading yang lambat, dan navigasi yang tidak intuitif. Oleh karena itu, optimasi website untuk pengguna mobile, seperti mempercepat waktu muat halaman dan meningkatkan user experience, menjadi langkah penting untuk mengurangi bounce rate dan meningkatkan retensi pengguna.

Baca juga: Panduan Lengkap Cara Membuat Artikel yang Menarik

Pola Pencarian Google di Mobile dan Desktop

Data dari Statista yang menunjukkan bahwa lebih dari 60% pencarian dilakukan melalui perangkat mobile.

Google Search menjadi salah satu indikator utama untuk memahami perilaku pengguna di internet. Data dari Statista menunjukkan bahwa lebih dari 60% pencarian dilakukan melalui perangkat mobile. Tren ini semakin meningkat sejak Google menerapkan mobile-first indexing, yang berarti Google lebih mengutamakan versi mobile suatu website dalam proses peringkat pencarian.

Namun, meskipun pencarian di mobile lebih tinggi, desktop masih mendominasi pada pencarian yang berkaitan dengan pekerjaan profesional, riset mendalam, dan transaksi bisnis yang kompleks. Ini menunjukkan bahwa jenis pencarian di mobile dan desktop memiliki pola yang berbeda. Oleh karena itu, strategi SEO harus mempertimbangkan kedua platform ini agar tetap relevan dengan kebiasaan pengguna.

Baca juga: Cara Cepat Belajar SEO

Strategi Optimasi Website untuk Pengguna Mobile dan Desktop

Agar website tetap kompetitif di era digital, penting untuk menerapkan strategi optimasi yang efektif untuk kedua perangkat. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Pastikan Website Mobile Friendly: Gunakan desain responsif yang dapat menyesuaikan tampilan dengan ukuran layar pengguna. Periksa performa website menggunakan Google Mobile-Friendly Test.
  • Optimalkan Kecepatan Loading: Pengguna mobile cenderung meninggalkan halaman yang memuat lebih dari 3 detik. Gunakan tools seperti Google PageSpeed Insights untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memperlambat website.
  • Gunakan AMP (Accelerated Mobile Pages): AMP membantu mempercepat loading halaman di perangkat mobile, meningkatkan pengalaman pengguna, dan mendukung ranking di pencarian Google.
  • Perhatikan Struktur Konten: Pastikan teks mudah dibaca, font cukup besar, dan tombol navigasi mudah diakses oleh pengguna mobile.
  • Analisis Trafik dan Bounce Rate: Gunakan Google Analytics untuk memahami perbedaan perilaku pengguna antara mobile dan desktop, lalu sesuaikan strategi konten serta UX website.

Baca juga: Tips Mudah SEO Marketing untuk UMKM

Kesimpulan

Dengan dominasi trafik internet yang semakin bergeser ke perangkat mobile, bisnis dan pemilik website harus lebih memperhatikan strategi optimasi mobile. Statistik menunjukkan bahwa pengguna mobile mendominasi pencarian dan akses situs web, meskipun desktop masih memiliki peran dalam beberapa aspek tertentu.

Pastikan website kamu sudah mobile friendly dan memiliki kecepatan loading yang optimal agar tidak kehilangan peluang bisnis. Ingin meningkatkan performa website dan strategi digital kamu? Hubungi kami sekarang untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan SEO Suburbs Digital dan buat website kamu lebih optimal sekarang!

You may also like

Leave a Comment