Website dapat di anolgikan sebuah bangunan, setelah website selesai dibuat apakah langsung ramai pengunjung? tentu menurut saya tidak, kenapa ? karena membutuhkan pengetahuan mengenai SEO, sebuah teknik untuk meningkatkan visibilitas website kita agar muncul di pencarian mesin pencari seperti Google.
Teman-teman apakah penasaran bagaimana cara belajar SEO untuk optimasi website agar dapat bersaing di pencarian mesin pencari seperti Google ? jika iya, selamat! dalam artikel ini kita akan belajar SEO untuk Pemula.
Kita akan membahas bagian-bagian penting yang wajib untuk dipelajari, simak ya.
1. Cara Kerja Mesin Pencari
Penting untuk diketahui, sebelum belajar SEO mengenai cara kerja mesin pencari, bagaimana prosesnya yang membuat website kita dapat ditemukan dan tidak ditemukan?
Menurut Google, ada 3 proses yang pertama adalah Crawling, kemudian Indexing dan yang terakhir Ranking.
a.) Crawling adalah proses dimana file website seperti gambar, teks, dan video didownload pada suatu halaman yang ditemukan di internet dengan program otomatis yang disebut crawler.
b.) Indexing adalah semua file yang didownload pada suatu halaman oleh crawler Google dianalisa dan dimasukan kedalam database yang besar milik Google
c.) Ranking adalah Google akan menampilkan informasi yang relevan dengan pencarian/kueri yang dimasukan oleh pengguna
2. Intensitas User
Ketika teman-teman mengetikan dikotak mesin pencarian milik Google, apa yang teman-teman ingin cari ? apakah informasi umum seperti hal nya artikel ini? atau sedang mencari sebuah website yang sudah tau keberadannya namun tidak mengingat persis alamat website nya ? atau ingin membeli suatu produk ?
Itu yang disebut Intensitas, dimana kita mempelajari apa niat user dalam mencari sesuatu.
3. Riset Keyword
Bagian yang tidak kalah penting adalah mengetahui seberapa banyak pencarian user pada kata tertentu atau yang biasa disebut kueri/keyword.
Riset keyword dapat membantu kita menentukan konten seperti apa yang akan dibuat.
4. Membuat Konten
Setelah riset keyword, teman-teman pastinya akan melanjutkan ke langkah berikutnya yaitu membuat konten. tidak bisa asal dalam membuat konten, perlu untuk menentukan target audience seperti apa yang kita targetkan.
Dengan menentukan target audience yang tepat akan menghasilkan konten yang relevan serta berkualitas untuk user. konten selalu menjadi hal yang paling penting, bahkan konten yang dibuat oleh para influencer 80% sangat efektif berdasarkan data dari Smartinsights
5. Optimasi Kecepatan Website
Apakah teman-teman pernah merasakan ketika mengakses sebuah website cukup lambat sehingga membuat kita akhirnya keluar dan tidak jadi mengakses website tersebut? ya! itu merupakan contoh nyata jika optimasi kecepatan website sangat penting untuk SEO.
Dengan website yang cepat saat diakses akan membuat user menjadi lebih nyaman sehingga Google pun akan senang saat robot nya crawler merayapi konten-konten di website kita, dan memberikan sinyal yang baik.
Bahkan, berdasarkan data 40% orang akan meninggalkan website jika memiliki waktu loading lebih dari 3 detik, dan 47% customer berharap waktu loading hanya sekitar 2 detik atau kurang.
6. Website Mobile Friendly
Tidak cukup website yang cepat saat diakses, website kita perlu mudah saat digunakan bukan hanya di Desktop tapi juga saat di aksess melalui Smartphone.
Berdasarkan data Statcounter device yang mendominasi di Indonesia adalah Mobile sebanyak 64.47% disusul Desktop 34.98% dan 0.55% adalah Tablet.
7. SEO On-Page
Langkah berikutnya adalah optimasi pada halaman website atau yang dapat kita kendalikan, contohnya adalah menggunakan Heading 1 dan 2, Memasukan kata kunci di Meta Title dan Meta Description, nama file pada gambar dan ALT teks sesuai kata kunci yang di target dan masih banyak lagi.
Optimasi On-Page ini dilakukan untuk memudahkan user dalam mendapatkan informasi serta memberikan sinyal yang baik bagi search engine untuk mengetahui konten seperti apa yang kita buat, dan apakah cukup relevan untuk ditampilkan kepada user atau tidak.
8. Technical SEO
Semoga teman-teman masih semangat dan masih setia membaca hingga bagian ini ya, karena yang satu ini sedikit berbeda. yaitu langkah yang perlu dilakukan untuk membantu robot atau crawler search engine memahami serta melancarkan proses perayapan pada website kita.
Seperti memastikan halaman website tidak ada yang error yang biasa nya memunculkan kode 501, 404, dan sebagainnya. selanjutnya Tag Canonnical, Tag Hreflang dan masih banyak lagi yang perlu dioptimalkan sesuai kebutuhan.
9. SEO Off-Page
Optimasi selanjutnya adalah, kebalikan dari SEO On-Page dimana kita tidak dapat dengan bebas mengendalikannya. SEO Off-Page merupakan kredit yang diberikan oleh website-website diluar sana atau yang biasa disebut Backlink, seperti di artikel website lain yang kemudian memberikan link yang mengarah ke salah satu halaman website kita, jika website tersebut memiliki kredibilitas yang baik dimata Google akan membuat website kita semakin baik dimata Google pula.
Baca Juga: Backlink dan Fungsinya
Bukan hanya itu, SEO Off-Page juga bisa didapat dari Sosial media, Youtube, dan lainnya.
10. Link Building
Terakhir namun sangat penting, adalah Link Building. Apa itu ? sebuah strategy untuk memaksimalkan waktu yang dihabiskan oleh user saat mengunjungi website kita. Dengan membuat konten pillar yang dihubungkan dengan banyak konten cluster sehingga membuat sebuah konten memiliki hubungan dengan konten lain.
Proses ini membuat crawler akan semakin mudah dapat mengindeks website kita dengan merayapi link yang ada di dalam artikel yang kita buat.
Terus berlatih SEO
Bagamana? apakah teman-teman semakin tertarik untuk memperdalam SEO untuk menunjang kebutuhan sehari-hari ? dengan memiliki kemampuan SEO akan membuat website teman-teman semakin terlihat dan terkenal, dengan begitu akan meningkatkan Awareness dan kemudian Konversi.
Jika, teman-teman tertarik kami Suburbsdigital menyediakan Jasa Optimasi SEO dengan harga terjangkau dan bergaransi. Silahkan hubungi kami disini
