Tips Menulis SEO Content

by Randi Satria
Tips Menulis SEO content

Tips menulis SEO content? Jika kamu merasa sudah setiap hari membuat SEO content di website, tapi kenapa ga pernah muncul di peringkat pertama Google? Eits, tunggu dulu. Kamu sudah memastikan apakah keyword, judul, link, meta description, dan yang lainnya sudah benar?

 

Riset Keyword dan Kompetitor

Untuk melakukannya kamu bisa menggunakan bantuan berbagai macam tools, seperti Ubbersuggest, SEMrush, Ahrefs, dan lain-lain. Namun sebelum itu, penting bagi kamu untuk menentukan terlebih dahulu objective yang kamu inginkan misalnya awareness dan conversion/sales. Ketika kamu objectivenya awareness bisa memakai short tail keywords dan conversion memakai long tail keywords.

 

Short-Tail Keywords & Long-Tail Keywords

Short tail keywords terdiri dari 1-2 kata, memiliki search volume tinggi, dan conversion rate rendah. Contoh: Digital Marketing. Sedangkan long tail keywords terdiri dari 3 kata atau lebih, dan memiliki beberapa ciri seperti more specific, search volume/tingkat kompetisi rendah dan conversion rate tinggi. Contoh: Kursus Digital Marketing Jakarta.

 

Tips menulis SEO content

sumber: ahrefs

 

 

Baca juga: Digital marketing dan Persepsi Keliru Tentangnya

 

Pahami Target Audiens

Kamu juga harus memahami target audiens, agar dapat menentukan cara komunikasi atau gaya bahasa yang akan digunakan. Bagaimana caranya? Kamu bisa melakukan riset kompetitor sederhana dengan cara:

  1. Ketik keyword terkait bisnismu di Google, maka yang ada di halaman pertama/paling atas itu adalah kompetitor
  2. Cek konten apa saja yang mereka buat.
  3. Apakah ada gambar/infografik ga? Berapa banyak kata dalam satu artikel? CTA gimana?
  4. Check top page dari kompetitor, mana yang memiliki traffic paling tinggi. Caranya bisa mengunakan Ubbersuggest, Ahrefs, dan lain-lain.

 

Optimasi On-Page

Yang perlu kamu lakukan adalah:

  • Pada title tag atau judul harus terdapat keyword (dan kalo bisa posisinya berada di awal)
  • Panjang title/judul usahakan jangan lebih dari 65 karakter
  • Buat judul yang menarik dan bikin audiens penasaran untuk meng-click content. Misalnya dengan pemberian judul yang mengandung angka atau data seperti “15 Strategi SEO Terbaru 2022” dan lain-lain

 

Tips Menulis SEO Content

sumber: google

 

Meta Description

Saat kamu googling dengan menyasar keyword tertentu, maka akan muncul hasil pencarian dari apa yang sudah kita ketik bukan? Nah, tulisan panjang di bawah judul itu namanya adalah Meta Description (seperti gambar di bawah). Lalu apa saja yang harus ada di dalam meta description: Ringkasan content harus terdapat keyword, panjang kalimat terdiri dari 130-150 karakter saja, buat kalimat semenarik mungkin (keluarkan skill copywriting-mu), dan jangan pernah duplicate dengan content lain.

 

Tips Menulis SEO Content

sumber: google

 

Permalink/URL Slug

Permalink adalah kependekan dari permanent link atau yang juga merupakan format URL. Buatlah permalink/url slug yang simple dan mudah untuk dibaca. Ciri-ciri permalink yang bagus untuk SEO adalah:

  •  Jangan buat permalink terlalu panjang, bertele-tele dan menyulitkan
  • Jangan gunakan tanggal, tahun, dan simbol
  • Cukup sertakan keyword utama saja

Contoh: https://randisatria.com/backlink/

 

Heading

Pada heading, jangan lupa untuk juga memasukkan keyword ya. Dan jika kamu menggunakan WordPress, pastikan kamu sudah menginstall plugin Table of Content. Kenapa ini penting? Karena dengan ini kamu bisa memunculkan sitelink di SERP. Meskipun fungsi utamanya bukan saja itu, karena kita tidak bisa mengatur sesuatu yang muncul di sitelink. Tapi yang kita butuhkan dari penggunaan Table of Content adalah kemudahan navigasi bagi Google.

 

Table of content seo

sumber: niagahoster

 

Internal Link

Pada content kamu wajib ada internal link. Tujuannya agar apa? Supaya Google happy! Internal link dapat membantu Google menemukan dan meng-indeks semua page/halaman di websitemu. Jadi jika postingan memiliki banyak link, maka ini sinyal bagus buat Google dan juga berarti content kamu penting atau memiliki good value.

 

Alt Text

 

Alt text tidak hanya berfungsi untuk membantu Mbah Google dalam memahami gambar di content, tetapi halaman website secara keseluruhan. Alt Text juga bisa meningkatkan kemungkinan gambar muncul di hasil pencarian gambar google. Tipsnya adalah: masukan keyword, buat kalimat spesifik sesuai isi content dan image/photo harus relevan.

 

Inilah beberapa tips menulis SEO content secara ringkas yang bisa kamu gunakan dalam melakukan optimasi website secara on-page. Namun selain faktor on-page, website juga perlu dioptimasi dari aspek off-page (backlink, dan lain-lain) dan technical SEO (page speed, XML sitemap, dan lain-lain) agar website kamu bisa lebih optimal performanya. semoga bermanfaat.

 

 

 

 

You may also like

Leave a Comment